Kerja Sama FK Malahayati, SDIT Fitrah Insani Langkapura Pemeriksaan Kesehatan Siswa

Untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan peserta didik, SDIT Fitrah Insani Langkapura bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, mengadakan pemeriksaan kesehatan siswa. Kgiatan diadakan pada Senin hingga Jumat pekan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi sedini mungkin potensi masalah kesehatan di kalangan siswa dan memastikan mereka dalam kondisi optimal untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Tusy Triwahyuni, Kepala Departemen Parasitologi dan Penanggung Jawab Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, menjelaskan, pemeriksaan kesehatan siswa meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan kesehatan gigi, telinga, dan mata, serta aspek kesehatan lainnya. “Pemeriksaan kesehatan ini sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan para siswa, sehingga apabila ditemukan masalah, bisa langsung dikomunikasikan dengan orangtua melalui sekolah dan dapat segera ditangani,” kata dia. Dalam pelaksanaan kegiatan ini melibatkan mahasiswa dan dokter dari Fakultas kedokteran Universitas Malahayati, pihak sekolah telah menyiapkan data sebanyak 620 siswa yang diperiksa secara bergantian selama lima hari. Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan ketua UKS turut mendampingi proses pemeriksaan kesehatan tersebut. Dukungan wali kelas sangat membantu kelancaran pemeriksaan. Kepala SDIT Fitrah Insani Langkapura, Ade Erma Agustina, menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa dan Dokter Fakultas kedokteran Universitas Malahayati atas bantuan dan kerja sama yang diberikan. “Kami berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi peserta didik, sehingga mereka dapat terus belajar dalam kondisi kesehatan yang prima,” ujar Ade Erma Agustina. Pemeriksaan kesehatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif dalam menjaga kesehatan peserta didik, sekaligus menjadi bagian dari program pemerikasaan kesehatan berkelanjutan di SDIT Fitrah Insani Langkapura. Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, sekolah menggelar berbagai perlombaan yang diikuti seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Acara dimulai dengan apel pagi, pembacaan doa, dan penyampaian aturan lomba. Sejak pukul 08.15 WIB, derai tawa dan sorak-sorai memenuhi udara saat lomba pertama dimulai. Untuk level bawah, perlombaan meliputi ninja warrior–lomba tiup gelas, ninja warrior–lomba piramida gelas, ninja warrior–lomba hulahup, serta lomba mewarnai sebagai lomba wajib. Sementara level atas menampilkan persaingan di ninja warrior–lomba bakiak, ninja warrior–lomba lempar bola menggunakan sarung, ninja warrior–lomba memindahkan bola di dalam kawat, paduan suara, tebak surat, menghias tumpeng mini, ranking 1, sambung ayat (putri), dan azan (putra). Ketua pelaksana lomba, Fahmil, menegaskan, rangkaian lomba ini dirancang bukan hanya untuk memeriahkan kemerdekaan, melainkan juga untuk menanamkan nilai-nilai positif. “Kami ingin anak-anak bergembira, tapi juga belajar kerja sama, sportivitas, disiplin, nasionalisme, dan semangat juang,” ujarnya. Salah satu siswa kelas 5 Sa’ad, Rhazes Bayanaka, mengaku sangat menikmati perlombaan. “Perlombaannya seru, saya paling suka ninja warrior,” ungkapnya antusias. Panitia lomba, Ari, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan di sekolah. “Kegiatan seperti ini membuat siswa lebih kompak, saling mendukung, dan bangga pada sekolahnya,” ungkapnya. Acara diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dan ditutup dengan refleksi menulis pengalaman hari ini serta doa bersama. Lomba 17 Agustus kali ini tidak hanya meninggalkan kesan meriah, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan di SDIT Fitrah Insani Langkapura.

Humas SDIT Fitrah Insani Langkapura

12/7/20241 min baca

Kerja Sama FK Malahayati, SDIT Fitrah Insani Langkapura Pemeriksaan Kesehatan Siswa